Berita Bola Online Maradona Tidak Akan Mendukung Argentina

Maradona Tidak Akan Mendukung Argentina

Maradona Tidak Akan Mendukung Argentina

Berita Bola Online – Diego Armando Maradona adalah seorang legenda. Siapa yang tidak mengenal namanya? Aksi-aksinya ketika bermain pun masih bisa dinikmati sampai sekarang karena ada sebuah penemuan abad ini bernama YouTube. Di YouTube anak-anak zaman ini masih bisa menyaksikan bagaimana dewanya kemampuan mengolah bola Maradona. Beberapa orang tua yang kebetulan melahirkan anaknya seusai Piala Dunia ramai-ramai menamakan anaknya Maradona. Beberapa lagi menamakannya Maradona walau pun sudah terlewat masa jayanya.

Kita masih bisa menyaksikan hebatnya dia melewati seluruh pemain Inggris dari garis tengah lapangan bahkan sebelum garis tengah lapangan sisi Inggris. Lihat bagaimana dia meliuk-liuk dan tetap membawa bola dengan kecepatan tinggi tanpa menoleh sekalipun ke bawah tapi bola tetap liat dalam timangan kakinya. Juga gol “Tangan Tuhan” yang sangat legendaris. Mungkin kita akan bertanya-tanya, bagaimana bisa tangan tersebut tidak terlihat baik oleh hakim garis alias asisten wasit maupun wasit utama sendiri. Belum lagi, dia juga sendirian membawa Napoli ke puncak kejayaan hingga kemudian dia dipuja bagai dewa karena ada patungnya di sana. Sayang, akhir karirnya sebagai pemain kemudian tercoreng karena tindakan gegabahnya memakai doping di Piala Dunia 1994.

Pun ketahuannya karena hal sederhana. Dalam kamera televisi dia terlihat begitu sangar di matanya. Akibatnya dia harus menjalani tes doping dan terbukti dia memakainya. Sang Dewa pun harus menjalani rehabilitasi ketergantungan obat dan minum. Berat badannya sampai meningkat drastis hingga ia terlihat sangat tambun. Mungkin, orang yang tidak mengenalnya tidak akan menyangka bahwa dulunya pria sangat tambun tersebut adalah seorang pemain bola yang hebat. Justru dari ketidak sempurnaan inilah kemudian orang-orang semakin memujanya. Karena Maradona adalah cerminan diri mereka yang tidak sempurna. Mereka-mereka yang juga pernah melakukan kesalahan sekali atau dua kali. Mereka-mereka yang kemudian yakin bahwa ada saat di mana masa berjaya dan ada saat di mana masa berduka.

Maradona kemudian mengambil kursus kepelatihan. Dunia sepak bola ternyata tidak bisa dia tinggalkan sepenuhnya. Dia masih mencintai olah raga tersebut. Bahkan kemudian sejak 2008 akhirnya Maradona terpilih untuk menukangi tim nasional Argentina setelah ditinggal oleh pelatih Alfio Basile. Dia kemudian menjalankan debut impian sebagai pelatih timnas Argentina dengan memenangkan pertandingan melawan Skotlandia pada 19 November 2008. Maradona kemudian membawa Argentina ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Rekor Maradona bersama Argentina di Piala Dunia tersebut sebenarnya tidaklah terlalu jelek. Argentina menyapu bersih semua nilai yang tersedia dengan memenangkan semua pertandingan di grup. Berturut-turut Argentina menang 1-0 atas Nigeria, membantai Korea Selatan 4-1 dan mengandaskan Yunani 2-0. Di perdelapan final Argentina menghadapi Meksiko yang berhasil dikalahkan tim tango dengan skor 3-1. Hanya saja di perempat final Argentina harus mengakui ketangguhan Jerman yang membantai mereka 0-4. Maradona kemudian dipecat secara tidak jelas dan tidak terhormat setelahnya oleh AFA. Padahal awalnya mereka menjanjikan akan memperpanjang kontrak Maradona karena hal tersebut sampai saat ini Maradona tidak akan mendukung timnas Argentina. “Asosiasi Sepak Bola Argentina telah berbohong dan mengkhianatiku. Maka, sampai mereka meminta maaf dan memintaku kembali, aku tegaskan, aku tidak akan mendukung Argentina lagi.” Berita Bola Online