Bola Online Kiat Sriwijaya FC Dan Madura United Tentang Gaji

Kiat Sriwijaya FC Dan Madura United Mengenai Gaji

Kiat Sriwijaya FC Dan Madura United Mengenai Gaji

Bola Online – Kubu Sriwijaya FC optimis mereka tidak akan mengalami masalah pembayaran gaji untuk seluruh pemainnya pada komeptisi Liga Super Indonesia musim depan. Sriwijaya FC yakin kondisi keuangan mereka bisa mengatasi persoalan klasik yang setiap tahun dialami kebanyakan klub Indonesia. Manajemen Seiwijaya FC mengatakan kepada para pemainnya untuk tidak merasa khawatir gaji mereka akan telat dibayar pada musim depan. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Asisten Manajer Sriwjaya FC yaitu Muchendi Mahzareki. Muchendi juga mengonfirmasi jika masalah yang menyangkut sisa gaji pemain musim lalu dan uang muka para pemain baru Sriwijaya FC sudah dituntaskan.

Muchendi menjamin untuk musim kompetisi 2013/14 tidak akan ada pemain mereka yang gajinya tekat dibayarkan. Sriwjaya FC pada musim lalu memang sempat mengalami masalah dana dan sempat menunggak gaji beberapa pemainnya. Ini menjadi pelajaran yang sangat penting bagi manajemen Sriwijaya FC yang membuat mereka lebih efektif dalam menggunakan anggaran dana agar kewajiban mereka memberi gaji para pemain tetap lancar di musim depan. Untuk mengatasi persoalan dana musim lalu, musim ini Sriwijaya FC akan mendapat dana dari pihak sponsor dan program bapak angkat. Ini akan membuat para pemain Sriwijaya FC hanya harus fokus berlatih dan bertanding di lapangan tanpa harus memikirkan kejelasan gaji mereka. Muchendi menjamin jika sudah pada waktunya, gaji akan rutin dibayarkan sesuai kesepakatan.

Muchendi yang juga anak dari wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki ini menjelaskan kalau para pemain saat ini lebih selektif dalam memilih klub yang akan mereka bela di masa depan. Ini karena para pemain sudah capek jika harus bermain di klub yang mempunyai kebiasaan menunggak gaji para pemainnya. Keterlambatan gaji sendiri dapat berimbas kepada penampilan para pemain di atas lapangan.

Muchendi mengatakan musim ini semua klub sudah seharusnya bertindak secara profesional. Pihak klub disebutnya harus bisa menghargai para pemain dengan tidak menghambat pembayaran gaji mereka. Sriwijaya FC berusaha menarik minat para pemain berkualitas dengan jaminan tidak akan ada keterlambatan gaji sehingga para pemain bisa bermain dengan nyaman.

Sementara untuk proigram bapak angkat, sampai saat ini sudah ada beberapa pengusaha yang memberikan komitmen membantu klub kebanggaan warga Palembang ini. Beberapa kepala daerah juga siap mengeluarkan kocek pribadi mereka untuk menjadi bapak angkat para pemain Sriwijaya FC seperti Romi Herton sebagai walikota Palembang, Yan Anton bupati Banyuasin dan juga Muzakir, bupati Muara Enim.

Langkah sedikit berbeda dilakukan oleh tim promosi yang musim lalu berhasil bertahan di Liga Super Indonesia yaitu Persepam madura United. Sadar sebagai tim kecil, Madura United menerapkan kebijakan salary cap untuk para pemainnya. Tim tidak akan memberikan nilai kontrak yang terlampau tinggi bagi pemain lokal maupun asing. Walaupun kebijakan ini akan membuat mereka sedikit kesulitan mendapat pemain berkualitas, tapi manajemen Madura United melakukan ini supaya sampai musim berakhir, Madura United tetap lancar memberikan gaji untuk para pemainnya. Bola Online