Bola Online Korea Selatan Tidak Sabar Ladeni Indonesia

Korea Selatan Tidak Sabar Ladeni Indonesia

Korea Selatan Tidak Sabar Ladeni Indonesia

Bola Online – Kim Sang Ho, pelatih tim nasional Korea Selatan U-19 mengatakan dia sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan Indonesia di laga penentuan juara grup G. Kim menyebut Indonesia sebagai lawan yang paling dinantikan olehnya. Kim menyebut timnya sudah sukses mengalahkan dua lawan pertama mereka dan tiba saatnya menghadapi perlawanan Indonesia. Dia juga mengakui laga yang akan digelar Sabtu besok ini memiliki arti sangat penting dan menentukan bagi kedua tim. Kim mengakui Indonesia juga sangat ditunggu oleh para pemainnya. Para pemain Korea Selatan sangat bersemangat menghadapi juara Piala AFF tersebut.

Mengenai laga kontra Laos, Kim memuji penampilan lawannya tersebut. Kim memuji pertahan kuat milik Laos terutama apiknya penampilan penjaga gawang Laos. Kim juga mendoakan agar Laos mendapat hasil maksimal di laga terakhir mereka melawan Filipina. Korea Selatan dan Indonesia menjadi dua tim yang sampai saat ini belum terkalahkan. Korea Selatan mengalahkan Filipina dengan skor 4-0 di laga pertama dan Laos dengan hasil 5-1 di laga kedua. Sementara Indonesia menang atas Laos 4-0 di pertai perdana disusul kemenangan 2-0 atas Filipina tadi malam. Indonesia mempunyai catatan apik di lini pertahanan yang sejauh ini belum kebobolan. Sedangkan asisten pelatih Laos yang dikalahkan Korsel, Phoutpasong memberikan komentar negatif kepada wasit yang memimpin laga Korsel vs Laos. Phoutpasong mengecam beberapa keputusan Ng Chiu Kok dalam laga kemarin yang menurutnya tidak adil.

Dalam laga tersebut wasit memang memberikan dua penalti bagi Korea Selatan tapi bukan dua penalti ini yang mendapat kecaman dari tim Laos. Phoutpasong mengecam dengan keras wasit yang seolah tidak melindungi para pemain Laos dari resiko cedera. Phoutpasong menilai wasit memilih membiarkan pemain Korea Selatan melakukan tekel keras kepada para pemain Laos tanpa adanya peringatan. Asisten pelatih Laos ini menyebut wasit asal hongkong tersebut merusak jalannya laga yang berjalan bagus. Phout menyadari timnya memang kalah kelas tapi menyebut para pemainnya sudah berusaha menampilkan permainan yang bagus. Phout mengakui timnya memang memainkan sepak bola bertahan dan ini sempat membuat jalannya laga sedikit membosankan. Tapi Phout menyebut secara keseluruhan laga berjalan menarik tapi wasit merusak atmosfer laga dengan keputusan yang merugikan Laos. Usai mengalami dua kekalahan kontra Indonesia dan Korea Selatan, Laos menyisakan satu laga tersisa kontra Filipina. Walaupun sudah dipastikan peluang lolos tertutup rapat, Laos akan berusaha menutup prakualifikasi grup G dengan manis. Mereka akan mengincar kemenangan saat meladeni Filipina hari Sabtu (12/10) besok. Bola Online