Dimitar Berbatov Sudah Tidak Betah Di Fulham

Dimitar Berbatov Sudah Tidak Betah Di Fulham

Dimitar Berbatov Sudah Tidak Betah Di Fulham

Serangkaian hasil buruk yang di derita Fulham tampaknya membuat striker andalannya mulai merasa gerah. Dimitar Berbatov tertarik untuk meninggalkan Fulham selama jendela transfer Januari, menurut sebuah laporan di Daily Mirror. Pemain asal Bulgaria yang datang untuk memperkuat barisan penyerang klub London Barat dari Manchester United kembali pada bulan Agustus tahun lalu seharga £ 5 juta, tapi setelah mencetak 15 kali untuk tim barunya selama kampanye sebelumnya nampaknya harus lebih keras berjuang musim ini, dengan hanya dua gol tercatat atas namanya sejauh ini.

The Mirror mengatakan bahwa manajer yang baru diangkat Rene Meulensteen (yang pernah bekerja sama dengannya di United), yang telah mulai bertugas menyusul pemecatan Martin Jol pada hari Minggu, bertekad untuk membantu Berbatov “menemukan kembali sentuhan mencetak gol nya”. Namun, dengan enam bulan tersisa di kontraknya di Craven Cottage, striker yang ingin pindah dari klub yang telah mengalami kekalahan dalam lima pertandingan terakhir mereka dan menemukan diri mereka di posisi18 di Liga Primer, dan sudah menjadi manajer baru menghadapi pertempuran untuk menjaga terus strikernya yang berasal dari Bulgaria itu.

Klub Turki Trabzonspor di sebut sedang memantau pemain berusia 32 tahun, dengan presiden mereka mengatakan bahwa Berbatov telah menjadi agenda mereka. Dan mereka mengatakan menginginkan kualitas yang lebih baik dan berusaha untuk menambahkan nama Berbatov untuk skuad mereka. Sementara itu Paul Lambert selaku Manajer Aston Villa yakin striker Christian Benteke telah menjadi “korban dari kesuksesan sendiri”. Benteke yang di rekrut Aston Villa dengan biaya € 8 juta dari Genk tahun lalu, membintangi musim debutnya untuk klub, setelah sukses mencetak 23 gol di semua kompetisi.

Namun, follow-up kampanye sebelumnya belum memukul ketinggian yang sama saat striker yang baru berusia 23 tahun telah berjuang melawan cedera dan penampilan buruk yang sedang menghinggapinya. Bersama Villa musim ini Benteke telah tampil 12 pertandingan dan telah mencetak lima gol dan belum berhasil menjaringkan bola ke jala gawang sejak kekalahan kandang Newcastle September. “Saya merasa cukup yakin Kristen adalah korban dari kesuksesan dirinya sendiri tapi dia membuat hal itu terjadi oleh dirinya sendiri,” kata Lambert kepada wartawan. “Tidak ada orang yang bisa disalahkan untuk itu selain dirinya sendiri, karena dia menetapkan standar yang sangat tinggi untuk dirinya dan, ketika anda jatuh di bawah itu, itulah yang bisa terjadi. “Tantangannya baginya adalah untuk bangkit kembali.” Dan tampaknya hal itu harus segera di atasi oleh Benteke sendiri, agar apa yang di alaminya tidak semakin membuatnya terpuruk. Dan manajer Villa sendiri Benteke segera kembali ke performa terbaik yang di milikinya.