Yokohama Marinos Juara Emperor’s Cup

Yokohama Marinos Juara Emperor’s Cup

Yokohama Marinos Juara Emperor’s Cup

Salah satu raksasa Liga Jepang atau biasa disebut J League, Yokohama F Marinos akhirnya berhasil menghapus kekecewaaan dan juga membalaskan  kegagalan mereka ketika gagal menjadi juara J League musim ini. Marinos  berhasil menjadi juara dan juga tampil sebagai kampiun dari ajang Emperor’s Cup 2013 setelah mengalahkan juara J League musim ini Sanfrecce Hiroshima dengan skor 2-0 pada laga final yang digelar di Stadion National, Tokyo beberapa waktu lalu. Tentu saja dengan hasil ini membuat Marinos berhasil melepaskan dahaga panjang mereka di kompetisi sepak bola professional di Jepang ini.

Dengan keberhasilan Yokohama F Marinos ini menjadi juara di turnamen Emperor’s Cup, tentu membuat pasukan Marinos berhasil membalas kegagalan mereka dan juga kekecewaan mereka di kompetisi J League. Seperti diketahui bersama bahwa di kompetisi J League ini, Sanfrecce Hiroshima berhasil menyalip Yokohama F Marino pada laga terakhir dan juga pekan terakhir kompetisi tersebut dengan hanya memiliki keunggulan sekitr 1 poin saja guna mengambil posisi puncak dan juga berhasil meraih mahkota juara J League musim ini.

Kemenangan di Emperor’s Cup ini memang merupakan gelar perdana Yokohama F Marinos setelah mereka terakhir kali berhasil menjadi juara atau tampil sebagai jawara di kompetisi J League pada tahun 2004. Dan tampaknya puasa gelar Marino di kompetisi J League masih akan panjang dan bisa mencapai 1 dekade lebih. Sementara di ajang Emperor’s Cup, Yokohama F Marinos berhaisl kembali menjadi juara di turnamen ini setelah mereka merebutnya pertama kali pada tahun 1992.

Marinos dalam laga final Emperor’s Cup memiliki misi untuk membalas dendam dan juga membalaskan kegagalan mereka untuk menjadi juara di ajang ini.  Dengan menderita 2 kekalahan pada musim lalu di kompetisi J League, Marinos langsung tampil menyerang. Mereka sudah melancarakan serangan dan juga membuat tekanan ke lini pertahanan Sanfrecce Hiroshima. Usaha Marinos akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 17. Serangan Marinos yang dilakukan oleh Yuzo Kobayashi dari sayap kanan, membuka peluang ketika Kobayashi mengirimkan bola kepada Shingo Hyodo yang akhirnya  diteruskan kepada Manabu Saito. Nama terkahir langsung melepaskan tendangan yang cukup keras dan berhasil menembus gawang Sanfrecce Hiroshima yang tidak bisa dibendung oleh kiper Shusaku Nishikawa.

Sanfrecce tidak tinggal diam. Mereka memiliki peluang guna menyamakan kedudukan ketika Naoki Ishihara nyaris saja membobol gawang Marinos. Namun justru Marinos yang berhasil menggandakan keunggulan mereka. Shunsuke Nakamura yang melepaskan umpan sepak pojok pada menit ke 21, disambut olah Kosuke Nakamachi dengan sundulan. Sayang bola masih bisa dihalau dengan baik. Beruntung Yuji Nakazawa berada di posisi yang tepat untuk menyundul bola. Alhasil kedudukan kembali berubah menjadi 2-0. Marinos dan Sanfrecce Hiroshima berusaha menekan. Namun hingga laga usai kedudukan tidak berubah.